Djawahir Muhammad: Penghidup Kesenian Jawa Tengah
Eling-eling sira manungso ora suwe nggonmu urip
Malakikat jurupati plirak-plirik marang sira
Sepenggal bait dari puisi berjudul “Semarang Surga yang Hilang” karya Djawahir Muhammad mengingatkan bahwasannya kehidupan di dunia hanya sementara dan penuh dengan pengawasan.
Dari sekian banyaknya budayawan, seniman, dan sejarawan di kota dengan sebutan atlas ini, nama Djawahir Muhammad menjadi salah satu yang menarik untuk dikulik. Sebutannya sebagai “aktivis kesenian”, penulis, politikus, serta pengamat sosial yang kritis. Riwayat hidupnya mungkin berhenti pada tahun 2022, namun karya-karyanya masih dikenang dan lantang bersuara.
Pendiri Teater Kuncup dan Teater Aktor Studio
Drs. Djawahir Muhammad, M.Pd, lahir di Semarang, pada 14 Januari 1954. Semasa muda ia memanfaatkan waktun...
