Esai

Selamat Hari Buku Sedunia, Bermula Tinta di Dinding Gua menjadi Jendela Peradaban
Esai

Selamat Hari Buku Sedunia, Bermula Tinta di Dinding Gua menjadi Jendela Peradaban

Siapa sangka coretan pada dinding menjadi akar dari terciptanya sebuah buku. Manusia menggunakan batu dan dinding gua sebagai media untuk bercerita, bahkan dahulu manusia purba sekitar 2400 SM menggunakan kulit sapi dan kulit rusa untuk menggambar. Seiring dengan perkembangan waktu, pada 2700 SM ditemukan kertas yang terbuat dari tanaman papirus yang ditemukan di Makam dan Kuil Mesir Kuno. Dengan adanya kertas papirus, media tulisan dari batu dan dinding gua beralih pada kertas tersebut. Kertas ini memiliki karakteristik sangat kuas, tahan lama, elastis dan dibuat secara alami. Kertas Papirus mulai digunakan di Mesir Kuno sekitar 3000 SM dan menjadi catatan penting dalam peradaban Mesir Kuno. Dilansir dari Ruang Buku, tulisan pertama kali muncul sekitar 3200 SM di Mesir Kuno dan Mesopot...
Fenomena ‘War Takjil’ menjadi Peluang Ekonomi dan Dampak Sosial di Bulan Ramadhan
Esai

Fenomena ‘War Takjil’ menjadi Peluang Ekonomi dan Dampak Sosial di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang dirindukan seluruh umat islam. Bulan istimewa ini menjadi kadang mencari berkah Illahi. Umat Islam seluruh dunia menyambut kedatangan bulan ini dengan penuh kebahagiaan. Begitupun negara seribu pulau ini, yang mayoritas umatnya beragama Islam. Hal ini menjadikan suasana Ramadhan di Indonesia cukup berbeda dari negara lain. Salah satu fenomena unik pada bulan Ramadhan di Indonesia yaitu banyaknya masyarakat berburu makanan dan minuman  menjelang waktu berbuka puasa. Tentunya fenomena ini dijadikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh keuntungan, bahkan masyarakat yang biasanya tidak berdagang pun membukakan diri untuk mengisi kesempatan yang menguntungkan ini. Beberapa dampaknya cukup signifikan ada yang menguntungkan bagi masyarakat tetapi bebera...
Inpres 2025: Bagaimana Nasib Pendidikan Dalam Bayang-Bayang Efisiensi Anggaran?
Esai

Inpres 2025: Bagaimana Nasib Pendidikan Dalam Bayang-Bayang Efisiensi Anggaran?

Pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025 yang menargetkan efisiensi anggaran hingga Rp306,69 triliun. Salah satu sektor yang terdampak secara signifikan adalah pendidikan, di mana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp14,3 triliun dari total Rp56,6 triliun. Kabar mengenai pemangkasan anggaran yang merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dan Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 baru-baru ini banyak menuai sorotan. Pasalnya, tidak sedikit yang menyyangkan karena adanya kebijakan ini juga berbanding terbalik ditengah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan Sumber Daya Manusia (SDM)...
Fakta Unik dan Menarik tentang Klenteng Tri Noto Buko Buwono
Esai

Fakta Unik dan Menarik tentang Klenteng Tri Noto Buko Buwono

Sejarah Klenteng Tri Noto Buko Buwono masih ada kaitannya dengan budaya tionghoa dan budaya kejawen yang dibuktikan dengan adanya Keris yang bernama Eyang Daru Dono. Jadi sebelum adanya bangunan klenteng ini dahulu tempat ini adalah hutan lebat “alas” dalam bahasa jawa, alas atau hutan ini berupa pepohonan dan alang-alang yang rimbun. Dihutan tersebut terdapat dua pohon beringin yang sangat tua yang ditunggu oleh Eyang Daru Dono. Singkat cerita pada tahun 1960-an bangsa Tionghoa mulai membangun tempat peribadatan. Dalam proses pembersihan oleh bangsa Tionghoa terdapat dua pohon beringin yang memiliki penunggu. Penunggu itu yang disebut Eyang Daru Dono. Saat pembersihan oleh bangsa Tionghoa mereka mencoba berbagai cara untuk memindahkan Eyang Daru Dono tetapi, Eyang Daru Dono tidak ingin p...