Dugderan: Tradisi Penyambutan Bulan Suci Ramadhan 2026
Malam turun, tapi kota belum kehilangan kemerlapnya. Riuh yang berlapis, bising yang bergetar di dada, dan keceriaan yang memantul di setiap sudut cahaya. Lampu-lampu menyala seperti mentari, sementara tawa, panggilan pedagang, dan derap langkah kaki bersahut-sahutan membentuk irama yang teratur sekaligus tergesa, seperti kota yang enggan memperlambat nafasnya.
Langkah-langkah terhenti di sebuah simpang, seolah waktu pun ikut menahan napas. Deru mesin meraung lirih dalam barisan panjang yang tak sabar. Sahutan klakson tak berhenti bergema. Lampu kendaraan berkedip seperti kunang-kunang kota yang kelelahan. Parkiran berpencar jauh, sementara udara terasa sesak. Bukan semata karena asap knalpot, melainkan desakan manusia yang menuju pusat cahaya di alun-alun pelataran Masjid A...
