Month: March 2025

Dibalik Semangat Mendukung Timnas, ada Semangat lain yang Terus Menyala: Perjuangan atas Hak dan Keadilan.
Berita, Feature, Straight News

Dibalik Semangat Mendukung Timnas, ada Semangat lain yang Terus Menyala: Perjuangan atas Hak dan Keadilan.

Krumunan masyarakat memadati halaman depan kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa malam (25/3/2025). Mereka berkumpul untuk menyaksikan laga ke-7 Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana Tim Nasional Indonesia berhadapan dengan Bahrain. Layar besar yang dipasang di area terbuka menjadi pusat perhatian. Sementara para suporter duduk tanpa alas kaki, mengikuti pertandingan dengan penuh semangat. Suasana di lokasi tidak hanya diwarnai euforia sepak bola, tetapi juga ekspresi keresahan atas situasi sosial dan politik yang tengah terjadi. Di antara sorak-sorai penonton, berbagai tulisan dan spanduk berisi pesan protes terbentang di sudut-sudut sekitar Gubernuran. Kalimat seperti “Cabut UU TNI”, “Gamma Never End Game”, dan “Kami Lelah dengan Kekerasan” terlihat jelas d...
Keresahan Warga di Balik Meriahnya Event Gebyuran Bustaman: Terenggutnya Ruang Publik, hingga Turunnya Kualitas Hidup Masyarakat
Berita, Feature

Keresahan Warga di Balik Meriahnya Event Gebyuran Bustaman: Terenggutnya Ruang Publik, hingga Turunnya Kualitas Hidup Masyarakat

Kampung kota yang dikenal memiliki tradisi Gebyuran Bustaman-nya yang unik. Bahkan, di sepanjang gangnya terpampang banyak mural yang kaya akan makna sejarah kampung tersebut. Menjelang terselenggaranya tradisi tahunan ini, Kampung Bustaman nyaris tidak memiliki akses ruang publik. Biasanya warga kampung menggunakan bekas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) untuk melaksanakan acara. Berdasarkan informasi yang beredar, penutupan berawal dari renovasi ruang di dalam RPH. Renovasi dilakukan karena kayu penyangga bangunan tersebut sudah mulai lapuk. Ketika tahap renovasi sempat terhenti untuk beberapa saat. Kayu-kayu penyangga yang sudah dipugar itu, dibiarkan begitu saja tanpa adanya perawatan. Warga kampung beranggapan bahwa tumpukan kayu tersebut sudah tidak gunakan lagi. Lalu, warga menjualnya...
Semarang Menggugat : Kecaman Masyarakat Sipil Melawan UU TNI
Straight News

Semarang Menggugat : Kecaman Masyarakat Sipil Melawan UU TNI

Sejumlah masa aksi dari berbagai lapisan masyarakat bercampur di depan Gedung Gubenur Jateng. Untaian kekecewaan mereka terlontar dengan lantang akan penolakan UU TNI yang disahkan pada Kamis (20/03/2025). Aksi terjadi bertepatan dengan pengesahan UU TNI. Kekecewaan masyarakat sipil semakin membara dengan keputusan pemerintah yang dinilai menutup mata dan telinga akan suara mereka. Pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang menjadi Undang-undang dinilai terlalu terburu-buru dan bertujuan untuk melegitimasi kekuasaan. "Kita kan sudah tau ya bahwa RUU ini dikebut banget, pemerintah itu memang tidak melibatkan masyarakat saat itu dan memang tidak mau. Kita semua sudah pasti tau yaa tujuan dari disahkannya RUU ini apa? untuk melegitimasi kekuasaan pemerintah itu sendiri, " ungkap ...
Bulanis Film “Cut to Cut” : Ketika Serikat Pekerja Menjadi Cara Menuntut Keadilan Hak Pekerja
Arsip, Straight News

Bulanis Film “Cut to Cut” : Ketika Serikat Pekerja Menjadi Cara Menuntut Keadilan Hak Pekerja

Rabu (19/03/2025) Lembaga Pers Mahasiswa Vokal, mengadakan Diskusi Bulanan Isu Strategis (Diskusi Bulanis) dengan membedah film dokumenter “Cut To Cut”. Diskusi kali ini diadakan ditengah waktu menjelang berbuka di Aula PKM Lantai 2 UPGRIS. Film yang disutradarai Miftah Farid ini mengangkat isu ketenagakerjaan di perusahaan media CNN Indonesia. Film ini mengungkap pemutusan hubungan kerja terhadap belasan pekerja setelah mereka mendirikan Solidaritas Pekerja CNN Indonesia (SPCI). “Cut To Cut” mengungkap apa yang terjadi antara perusahaan CNN Indonesia dengan pekerjanya. CNN Indonesia adalah media yang cukup familiar belakangan. CNN Indonesia diduga naungan PT Trans News Corpora (Trans Media) “CNN Indonesia bukan dibawah media trans news corpora. CNN sebenarnya dibawah naungan ...
Pesan untuk PT Laju Perdana Indah (LPI): Saatnya Petani Pundenrejo, Pati Mendapat Hak Pakai Atas Tanahnya Kembali
Opini

Pesan untuk PT Laju Perdana Indah (LPI): Saatnya Petani Pundenrejo, Pati Mendapat Hak Pakai Atas Tanahnya Kembali

Konflik Agraria antara Gerakan Masyarakat Petani Pundenrejo (GERMAPUN) dengan Perusahaan Gula Pakis atau PT Laju Perdana Indah (LPI) kian memanas dan belum menemui titik terang. Pasalnya tanggal 13 Maret 2025 kemarin, baru saja Joglo Juang Petani Pundenrejo diduga dirubuhkan oleh Jeger-Jeger suruhan PT LPI dengan membawa massa sebanyak 6 truk bak terbuka. Joglo tersebut baru dibangun pada 1 Maret 2025 bertepatan dengan hari pertama bulan Ramadhan sebagai aup-aupan atau tempat untuk berteduh, tempat untuk beribadah pula, serta tempat untuk rembug perjuangan GERMAPUN dalam menuntut hak pakai atas tanahnya kembali. Tanah Seluas 7,3 Hektar Itu Milik Nenek Moyang Jika kita menilik ulang sejarah, tanah sengketa tersebut pada tahun 1950 hingga tahun 1960-an awalnya dikelola oleh warga Punde...
Misteri Naskah Asli Supersemar
Feature

Misteri Naskah Asli Supersemar

Bayangkan, ada secarik surat yang mempunyai kekuasaan luar biasa yang bisa mengalihkan kekuasaan presiden. Di tengah huru-hara pencarian dalang peristiwa berdarah di Indonesia pada saat itu, sebuah kekuasaan baru muncul. Orang-orang menyebut Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang diperingati pada tanggal 11 Maret setiap tahunnya. Peristiwa ini menjadi salah satu momen kontroversial dalam sejarah Indonesia, masa peralihan kepemimpinan dari Orde lama ke Orde baru, dari Presiden Soekarno kepada Presiden Soeharto. Mandat Presiden Soekarno? Supersemar merupakan surat perintah yang diyakini berisi mandat Presiden Soekarno kepada Letjen Soeharto untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi situasi keamanan negara. Surat ini dikeluarkan dari Markas Besar Angkat...
Komunitas Barapuan Gelar “Rembug Perempuan Pesisir” di Tambakrejo
Berita

Komunitas Barapuan Gelar “Rembug Perempuan Pesisir” di Tambakrejo

Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret setiap tahunnya merupakan momentum penting untuk memperingati perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan gender. Sebagai peringatan Hari Perempuan Internasional tahun 2025, komunitas Barapuan (perkumpulan perempuan yang bercita-cita mewujudkan keadilan dan menghilangkan segala bentuk aneh) mengadakan acara tepatnya di TPQ “AL-FIRDAUS” Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat mulai dari anak-anak setempat, ibu-ibu pekerja dan ibu rumah tangga, segenap mahasiswa, hingga perwakilan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Tambakrejo merupakan kampung nelayan yang pernah mengalami penggusuran akibat Proyek normalisasi Banjir Kanal...
Festival Ramadan: Ngabuburit Bermanfaat dengan Menyimak Kajian Sore (KaRe)
Straight News

Festival Ramadan: Ngabuburit Bermanfaat dengan Menyimak Kajian Sore (KaRe)

Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadan Unit Kegiatan Kerohanian Agama Islam (UKKI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengadakan kegiatan rutin setiap tahunnya yaitu Festival Ramadan. Festival Ramadan sendiri memang acara rutin yang digelar setiap tahunnya oleh UKKI, namun pihak UKKI juga terbuka untuk mahasiswa dan pihak-pihak lembaga lainnya untuk berkolaborasi maupun sponsor untuk keberlangsungan Festival Ramadan. Ramadan tahun ini, UKKI bekerjasama dengan pihak Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas PGRI Semarang (BEM UPGRIS) dengan mengangkat tema “Bersama Ramadan, Meningkatkan Iman dan Ketaqwaan”. Pemilihan tema ini memiliki tujuan untuk mengajak  masyarakat kampus untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Dari tema ini, kita mengajak  seluruh masyarakat kampus, untuk kita mende...
Fenomena ‘War Takjil’ menjadi Peluang Ekonomi dan Dampak Sosial di Bulan Ramadhan
Esai

Fenomena ‘War Takjil’ menjadi Peluang Ekonomi dan Dampak Sosial di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang dirindukan seluruh umat islam. Bulan istimewa ini menjadi kadang mencari berkah Illahi. Umat Islam seluruh dunia menyambut kedatangan bulan ini dengan penuh kebahagiaan. Begitupun negara seribu pulau ini, yang mayoritas umatnya beragama Islam. Hal ini menjadikan suasana Ramadhan di Indonesia cukup berbeda dari negara lain. Salah satu fenomena unik pada bulan Ramadhan di Indonesia yaitu banyaknya masyarakat berburu makanan dan minuman  menjelang waktu berbuka puasa. Tentunya fenomena ini dijadikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh keuntungan, bahkan masyarakat yang biasanya tidak berdagang pun membukakan diri untuk mengisi kesempatan yang menguntungkan ini. Beberapa dampaknya cukup signifikan ada yang menguntungkan bagi masyarakat tetapi bebera...
Gambang Semarang: Warisan Budaya yang Hampir Terlupakan
Feature

Gambang Semarang: Warisan Budaya yang Hampir Terlupakan

Bagaimana jika seni pertunjukan musik, vokal, tari dan lawakan dari budaya Jawa dan Tionghoa disatukan? Itulah Gambang Semarang. Sebagai Ibu Kota Jawa Tengah, Semarang dikenal sebagai kota dengan keragaman budaya yang unik. Sejak zaman kolonial, kota ini telah menjadi tempat percampuran berbagai budaya, termasuk Jawa, Tionghoa, Arab, dan Eropa. Perpaduan budaya tersebut melahirkan beragam tradisi dan seni lokal yang khas, salah satunya adalah Gambang Semarang. Selain Gambang Semarang, kota ini juga punya tradisi lain seperti Dugderan, yaitu perayaan umat muslim dalam menyambut bulan Ramadhan. Serangkaian acara lengkap  beserta kuliner khas seperti lumpia dan wingko babat yang juga dipengaruhi budaya Tionghoa. Sayangnya, dari sekian banyak tradisi yang ada, Gambang Semarang kini semak...