Month: March 2026

Perlawanan Tan Malaka Terhadap Logika Mistika Bersenjata Madilog
Artikel

Perlawanan Tan Malaka Terhadap Logika Mistika Bersenjata Madilog

Nama Tan Malaka mungkin terasa asing bagi sebagian orang karena sosoknya memang sering kali dihilangkan dari narasi besar buku sejarah sekolah kita. Hal ini terjadi bukan karena ia kurang berjasa, melainkan karena pemikirannya yang terlalu tajam sehingga ditakuti oleh mereka yang ingin menjaga kemapanan. Sebagai tokoh yang pertama kali menuliskan konsep Republik Indonesia lewat bukunya Naar de Republiek Indonesia pada 1925, Tan Malaka adalah pejuang yang percaya pada konsep Merdeka 100%. Baginya, kemerdekaan sejati bukan sekadar diplomasi di atas kertas, melainkan sebuah gerakan massa yang terorganisir melalui pendidikan politik yang mandiri. Ia menyadari bahwa musuh paling sulit dihadapi bukan hanya serdadu penjajah, melainkan pikiran rakyatnya sendiri yang masih terjebak dalam Logika Mis...
Ruang Bincang Perempuan Peringati International Women’s Day 2026
Straight News, Uncategorized

Ruang Bincang Perempuan Peringati International Women’s Day 2026

Semarang, 7 Maret 2026, LBH Semarang, Lauk Buku, dan Bara Puankolaborasi dalam memperingati Hari Perempuan Internasional (IWD) 2026 di Moenasiah & Lauk Buku Coffee Bookshop. Mereka menyelenggarakan pertemuan jaringan perempuan sebagai ruang refleksi dan menumbuhkan gerakan solidaritas perempuan. Momentum IWD 2026 kali ini dimaknai sebagai ruang aman untuk berbagi, memulihkan energi, dan merawat kembali daya tahan kolektif gerakan perempuan. Pertemuan ini terjadi sebagai bentuk respon atas dinamika gerakan perempuan di belakangan ini, termasuk menyempitnya ruang-ruang kalibrasi, meningkatnya beban kerja advokasi, serta situasi pasca aksi Agustus yang turut berdampak pada aktivisme perempuan Diskusi berlangsung mulai pukul 15.30 WIB yang dihadiri sekitar 20 peserta dari berbagai jar...
Lagu ”Hari Lebaran” yang Penuh Sindiran
Resensi

Lagu ”Hari Lebaran” yang Penuh Sindiran

Dulu, terdapat satu lagu yang sering diputar pada momen Idulfitri dan telah menjadi bagian dari tradisi musikal masyarakat Indonesia. Lagu berjudul "Hari Lebaran" merupakan salah satu karya legendaris dari komponis Indonesia, Ismail Marzuki. Pada tahun 1950-an, ia menggubah lagu Hari Lebaran usai menurut permintaan Mas Yos, salah seorang seniman dan pemilik perusahaan rekaman lagu di Jakarta. Melalui melodi yang sederhana namun hangat, lagu ini menyampaikan pesan kebahagiaan, kebersamaan, serta permohonan maaf setelah menjalani ibadah Ramadhan. Ismail Marzuki dikenal sebagai komponis yang sering menyisipkan pesan sosial dalam karya-karyanya. Pada masa setelah Indonesia merdeka, negara-negara ini memiliki bayi yang tengah bersiap dan berusaha berdiri di atas kondisi ekonomi dan s...
Perempuan, Rawan dan Melawan
Opini

Perempuan, Rawan dan Melawan

    Di tengah kondisi dunia yang terasa semakin memburuk, ruang aman bagi kami, kaum perempuan, kini seolah menjadi barang mewah yang sulit tergapai. Ancaman mengerikan berupa memikirkan, memikirkan, dan membunuh menjadi bayang-bayang nyata yang terus menghantui. Sering kali kami menerima perlakuan tidak adil yang melibatkan diri dan mental kami. Ironisnya, ketika kami mencoba melawan atau menolak, perlawanan tersebut justru dianggap sebagai ancaman atau pembangkangan. Menjadi menjadi titik awal peradaban dimulai, bukan berarti kami selalu dibungkus oleh rasa aman. Kami sering mendapatkan intimidasi tanpa memandang bulu. Terlahir dari rahim yang berbeda, namun kami memikul rasa takut yang sama. Antara bebas bergerak atau diam terjerat, kedua pilihan itu sama-sama mem...
Straight News

Ruang Bincang Perempuan Peringati International Women’s Day 2026

Semarang, 7 Maret 2026, LBH Semarang, Lauk Buku, dan Bara Puan berkolaborasi dalam memperingati Hari Perempuan Internasional (IWD) 2026 di Moenasiah & Lauk Buku Coffee Bookshop. Mereka mengadakan pertemuan jaringan perempuan sebagai ruang refleksi dan penguatan solidaritas gerakan perempuan. Momentum IWD 2026 kali ini dimaknai sebagai ruang aman untuk berbagi, memulihkan energi, dan merawat kembali daya tahan kolektif gerakan perempuan. Diselenggarakannya pertemuan ini sebagai bentuk respon atas dinamika gerakan perempuan di belakangan ini, termasuk menyempitnya ruang-ruang konsolidasi, meningkatnya beban kerja advokasi, serta situasi pasca aksi Agustus yang turut berdampak pada aktivisme perempuan. Diskusi berlangsung mulai pukul 15.30 WIB yang dihadiri sekitar 20 peserta dari be...
DISKO PANTURA X SEMARANG BOOK PARTY: Membangun Kesadaran Literasi dan Bertukar Pikiran untuk Menuju Perubahan
Siaran Pers

DISKO PANTURA X SEMARANG BOOK PARTY: Membangun Kesadaran Literasi dan Bertukar Pikiran untuk Menuju Perubahan

Sabtu, 28 Februari 2026, Kolektif Disko Pantura bersama Semarang Book Party dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan Penerbitan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar kegiatan Diskusi Kotor (Disko) ke-lima dengan tema “Bantuan Penyelenggaraan Jaminan Sosial: Membaca Ulang Realitas Jaminan Kesehatan”. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 14.00-17.15 WIB di Lantai 1 Gedung UPT Perpustakaan dan Penerbitan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Sebelum kegiatan dimulai peserta yang datang diperbolehkan membaca buku yang sudah tersedia atau berkenalan, berbincang dan bertukar pengalaman dengan peserta lain untuk mengisi waktu luang sampai kegiatan dimulai. Para peserta berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum yang bersedia untuk bertukar pikiran. Hal itu selaras ...
Marhaban Ya Melawan, Tuntut dan Desak Reformasi Polri
Straight News

Marhaban Ya Melawan, Tuntut dan Desak Reformasi Polri

Semarang, 26 Februari 2026, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Semarang Raya melakukan aksi pembekuan rasa di depan Polda Jawa Tengah tepatnya pukul 16.30 WIB bertajuk “Marhaban Ya Melawan.” Aksi kali ini dilaksanakan sebagai respon atas kasus remaja Ariyanto Tawakal (14) di Maluku Utara, yang kehilangan nyawa oleh oknum polisi Brimob. Hal ini memicu empati ratusan mahasiswa dari 15 perguruan tinggi di Semarang untuk turun ke jalan. Massa aksi melakukan Long March dari depan Undip Pleburan hingga depan POLDA Jawa Tengah, dengan membawa poster dan spanduk yang berisi tuntutan ditengah derasnya hujan. Dengan kondisi yang tak terduga, hal itu tidak menghalangi semangat siswa untuk melanjutkan aksinya. Runtutan kegiatan diawali dengan orasi dari berbagai mahasiswa, kemudian dila...