Month: October 2025

WALHI Jateng: Banjir di Jawa Tengah adalah Bencana Akibat ‘Maladaptasi Kebijakan’
Uncategorized

WALHI Jateng: Banjir di Jawa Tengah adalah Bencana Akibat ‘Maladaptasi Kebijakan’

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Tengah hari ini merilis kajian cepat dan Konferensi Pers melalui daring pada Kamis, 30 Oktober 2025 yang menyoroti kegagalan pemerintah dalam penanganan kebencanaan di provinsi tersebut. Dalam dokumen yang merupakan hasil penelitian selama satu tahun, WALHI menyebut bencana banjir yang berulang di Jawa Tengah, termasuk yang terjadi sejak 21 Oktober 2025, adalah "Bencana yang diproduksi dan lahir dari kebijakan yang keliru". Organisasi tersebut mengkritik keras respons pemerintah yang dinilai hanya fokus pada pendekatan teknis. "Penanganan bencana, khususnya banjir, hanya sebatas pendekatan teknikal, seperti penambahan pompa air, perbaikan tanggul, dan pengerukan air sungai. Persoalan tahunan ini direspons dengan menyalahkan curah hujan tingg...
Narawita Fest, Rayakan Kreativitas Bahasa dan Seni
Berita, Berita Kampus

Narawita Fest, Rayakan Kreativitas Bahasa dan Seni

Selasa (28/10/2025), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) UPGRIS menggelar puncak Narawita Fest tahun 2025 di Balairung Kampus 1 Universitas PGRI Semarang setelah Launching-nya pada (09/10/2025) lalu. Narawita Fest merupakan gelaran tahunan guna memperingati bulan bahasa yang dimaksudkan untuk membangun kesadaran terhadap budaya dan bahasa yang ada di Indonesia. “Sebagai wadah ataupun momentum untuk menggembleng, maksudnya di lingkup Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni biar dia bisa mengeksplorasi bakat dan minatnya,” jelas Firzha selaku ketua panitia Narawita Fest 2025. Acara berlangsung mulai pukul 09.00 WIB yang di buka dengan beberapa penampilan mahasiswa dan Berbagai Dosen hingga Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. Sri Suciati, M.Hum. Tidak hanya itu kegiatan ini juga me...
Banjir Menghambat Aktivitas Mahasiswa dan Warga Semarang Timur
Berita, Straight News

Banjir Menghambat Aktivitas Mahasiswa dan Warga Semarang Timur

  Selasa, 28 Oktober 2025 terjadi banjir di beberapa titik Semarang Timur. Genangan banjir sempat mengganggu aktivitas warga dan pelajar. Hujan deras yang tak henti-hentinya dari jam 3 dini hari menyebabkan banjir dari kumpulan yang tak terbendung dan udara memasuki tempat tinggal yang berada di daerah tersebut. Titik banjir yakni berada di daerah Gajah Raya, Tambakboyo, Jolontundo, dan Medoho. Kesibukan tiba-tiba muncul di sepanjang persimpangan jalan maupun di media sosial. Banyak keluhan dan konten lucu yang meramaikan media sosial mahasiswa UPGRIS dan USM. Dari siswa yang terjebak di kos karena air naik, dibukanya wahana udara dadakan, hingga motor melaju karena banjir. Konten-konten itu adalah bentuk penyuaran mereka yang di kemas menjadi hiburan. Beberapa Mahasiswa UPGRIS men...
Korban Serangan Cyber Crime yang Tidak Terdengar
Berita, Berita Kampus

Korban Serangan Cyber Crime yang Tidak Terdengar

Tindakan melanggar hukum (kejahatan) tidak selalu yang nampak secara fisik. Terdapat juga kejahatan tak nampak secara fisik melalui daring. Ini lebih berbahaya, karena dampaknya lebih besar dan pembuktiannya sulit. Pemerintah Indonesia sendiri sudah mencegah hal ini dengan menerbitkan Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) adalah UU No. 11 Tahun 2008 yang mengatur tentang penggunaan teknologi informasi, transaksi elektronik, dan informasi elektronik di Indonesia. Namun, dalam realitanya pemerintah maupun penegak hukum seringkali menganggap kejahatan cyber crime atau kejahatan daring adalah kejahatan biasa. Jika ada yang melapor, kasusnya tak menjadi perioritas mereka untuk dinaikkan. Entah itu kebijakan atau ketidakpahaman mereka, yang kemudian berdalih bahwa kejahatan d...
Tim Kopi atau Tim Matcha? Dua Minuman Wajib “Anak Muda Kekinian”
Artikel

Tim Kopi atau Tim Matcha? Dua Minuman Wajib “Anak Muda Kekinian”

Anak muda zaman sekarang, atau yang akrab disebut Gen Z, punya pelarian yang unik: kopi dan matcha. Dua minuman ini menjadi penyelamat mereka dari permasalahan dunia dan sering dijadikan alat pereda stres. Ada ungkapan yang akrab di kalangan penikmat kopi, “Akan kuhadapi semuanya, tapi bentar ngopi dulu.” Di sisi lain, ada juga yang memilih menenangkan diri lewat minuman hijau bernama matcha. Matchaholic adalah sebutan bagi mereka yang menggemari matcha dan berbagai olahannya. Bisa dibilang, kopi dan matcha sudah menjadi bagian dari rutinitas yang sulit dipisahkan dari kehidupan anak muda. Banyak yang merasa belum “hidup” sebelum meneguk kopi di pagi hari, seolah kafein adalah tombol “start” untuk otak mereka. Sementara itu, penggemar matcha lebih menikmati sensasi tenangnya, warna hija...
Tolak Proyek PLTGU Batang: Transisi Energi Palsu, Ancaman Nyata bagi Masyarakat dan Eosistem Pesisir
Siaran Pers

Tolak Proyek PLTGU Batang: Transisi Energi Palsu, Ancaman Nyata bagi Masyarakat dan Eosistem Pesisir

Jakarta/Semarang, 23 Oktober 2025 — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batang, yang berada di bawah inisiatif Asia Zero Emission Community (AZEC). Proyek ini bukan solusi transisi energi yang adil, melainkan kelanjutan dari ketergantungan pada energi fosil yang mengancam ruang hidup masyarakat dan ekosistem pesisir Jawa Tengah. Rencana pembangunan PLTGU Batang diumumkan dalam pertemuan tingkat menteri AZEC pada Agustus 2024 oleh Electric Power Development Co. Ltd. (J-POWER), PT Adaro Power, dan ITOCHU Corporation, yang juga merupakan konsorsium di balik pembangunan PLTU Batang melalui PT Bhimasena Power Indonesia. WALHI menilai, keterlibatan perusahaan yang sama akan mengulang ...
Belajar Menulis Esai, Bersuara melalui Sastra
Siaran Pers

Belajar Menulis Esai, Bersuara melalui Sastra

Lembaga Pers Mahasiswa Vokal dan Unit Kegiatan Mahasiswa Kajian Ilmu Apresiasi Sastra (KIAS) menggelar wadah belajar menulis esai sastra bersama pada Selasa, 21 Oktober 2025 berlangsung. Bersamaan dengan derai hujan pukul 19.00 WIB malam di Sekertariat KIAS, acara resmi dibuka. Mengangkat tema ‘Seni sebagai Alat Perubahan Sosial: Peran Sastra dalam Aktivisme’. Harapannya peserta dapat mengenal salah satu jenis tulisan sastra, yakni esai. Materi hari ini dibawakan oleh Imaniar Yordan yang hangat disapa Mba Niar yang sekarang bergelut sebagai komite sastra Dewan Kesenian Semarang. Menurutnya, sastra berperan ketika jurnalis dibungkam. Melalui tulisannya yang berjudul ‘Peran Sastra dalam Aktivisme’ berhasil memantik pemikiran peserta malam ini. Dalam tulisan tersebut, Mba Niar menje...
Ketika Kopi Menyatu dengan Jalanan Semarang
Artikel

Ketika Kopi Menyatu dengan Jalanan Semarang

Malam di Jalan Pahlawan, Semarang, selalu punya irama sendiri. Di pinggir jalan kota yang padat itu, deru kendaraan terdengar tiada henti, berpadu dengan bunyi klakson yang saling bersahutan. Asap knalpot menebar di udara, sementara di sepanjang trotoar berjajar para pedagang kopi dengan gerobak sederhana. Lampu-lampu kendaraan berkelip seperti bintang yang tersesat, sementara aroma kopi menyeruak di antara asap knalpot dan obrolan ringan para penikmat malam. Di situlah berdiri sederet gerobak kopi kaki lima, salah satunya Kopi Pawon Nusantara, warung yang katanya “harga merakyat, rasa bintang lima.” Dari Jakarta ke Jalan Pahlawan Dari deretan pedagang kopi itu, salah satunya dikenal dengan nama Kopi Pawon Nusantara, yang menjadi cabang pertamanya di Jalan Pahlawan, Kota Semarang...
Kekerasan Terus Berlanjut, Negara Belum Hadir Melindungi Persma
Berita, Indepth News

Kekerasan Terus Berlanjut, Negara Belum Hadir Melindungi Persma

Tubuh Rama dan Doni (bukan nama sebenarnya) lecet-lecet di beberapa bagian tangan dan kaki. Dua jurnalis kampus dari universitas swasta di Kota Semarang ini ditangkap dan dianiaya aparat saat meliput aksi May Day 2025 untuk memeringati Hari Buruh Sedunia. Keduanya dicokok aparat di halaman kantor gubernuran Provinsi Jawa Tengah saat tengah serius mempersiapkan fitur di platform media sosial. Kekerasan terhadap jurnalis dan anggota lembaga pers mahasiswa oleh aparat kepolisian terjadi saat mereka meliput aksi May Day 2025, Kamis (01/05) di Semarang. (Sumber: David/Vokalper) Setelah menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Mapolrestabes Semarang dan proses pendampingan hukum oleh LBH Semarang yang dihalang-halangi, mereka akhirnya dibebaskan setelah 1x24 jam berada di ruang p...
Menyulam Peradaban dan Menjaga Kebinekaan melalui Narawita Fest 2025
Berita, Straight News

Menyulam Peradaban dan Menjaga Kebinekaan melalui Narawita Fest 2025

Kamis, 09 Oktober 2025 telah dilaksanakan penyelenggaraan acara pembukaan Narawita Fest yang ke-3. Kegiatan tahunan ini merupakan acara yang diinisiasi oleh Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS). Nama Narawita sendiri memiliki makna 'Kawah Candradimuka' yakni tempat kita bersama-sama menempa ilmu mengokohkan bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia. Acara pembukaan berlangsung di Aula Lantai 7 Gedung Pusat UPGRIS dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FPBS. Mengusung tema “Bahasa dan Sastra: Cermin Peradaban, Penjaga Kebhinekaan”, acara ini digelar untuk memperingati bulan bahasa sekaligus untuk menumbuhkan kesadaran pada generasi muda terhada...