PORSIMA UPGRIS 2025 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kreativitas Mahasiswa di Maksimalkan

Bersimbolkan pemecahan kendi oleh Rektor UPGRIS, Dr. Sri Sucianti S. Pd., M. Hum., menjadi simbol pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa (PORSIMA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) BEM UPGRIS pada Kamis (12/06/2025).

PORSIMA diselenggarakan pada tanggal 12 hingga 20 Juni 2025. Tema yang di angkat adalah ‘ Pembukaan dimulai dengan pemecahan kendi dan pengenalan maskot PORSIMA ‘Altara’. Pungkasan acara pada pembukaan pagi ini adalah dengan pembacaan ikrar oleh wasit, atlet, dan suporter sebagai bentuk komitmen dalam mengikuti PORSIMA.

Event satu tahun sekali ini diperuntukkan untuk mahasiswa UPGRIS sebagai bentuk pengembangan kreativitas dan potensi mereka. Persiapan PORSIMA sudah sejak bulan februari, sehingga diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan antusiasme mahasiswa meningkatkan.

Pada PORSIMA tahun 2025 kali ini, Kemenpora mengadakan 13 cabang perlombaan dibidang Olahraga dan Seni,

“Untuk cabangnya ini ada cabang olahraga dan seni, untuk cabang olahraganya ini perlombaan yang pertama ini ada voli PA, lalu ada futsal PA PI, terus ada Catur, ada Playstation, ada ML, lalu ada Badminton, dan lalu seni ada monolog, puisi, cerpen, terus tari, sama menyanyi dengan 3 genre, dan ada melukis,” jelas Zulfan selaku ketua Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Antusiasme mahasiswa tampak pada peningkatan pendaftar dari beberapa cabang,

“Terkait peserta ya, Alhamdulillah untuk peserta pada kali ini partisipasinya cukup banyak menurut saya, dari mahasiswa antusias sekali seperti halnya pada partisipasi Futsal Putri sudah ada 10 tim, jadi ini sebuah peningkatan bagi kita, ” tambahnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari persiapan latihan yang tidak sebentar. Seperti salah satu peserta dari hima Arsitektur yang mengaku telah berlatih 4 bulan lalu,

“Latihan futsal si udah dari awal masuk hima. kalau voli baru bulan-bulan ini, ” ungkap Mashafi dari Bidang Minat dan Bakat Hima Arsitektur.

Kebaruan dari tahun sebelumnya terletak pada visualisasi maskot ‘Altara’ yang ditampilkan secara fisik saat pembukaan.

“Kalau yg menarik di tahun ini, yang pertama adalah adanya maskot. Maskot ini adalah sebuah gebrakan baru dari kami, yaitu maskot nanti akan disaksikan oleh mahasiswa-mahasiswa umum. Nah, nanti dari maskot menghadiri diperlombaan perlombaan tersebut gitu. Ini sebenarnya planning dari kemarin mba dari tahun-tahun yang lalu dan kami realisasikan di tahun ini,” tambah Zulfan.

Tidak hanya itu, mitigasi dari tahun sebelumnya juga menjadi catatan yang di perbaiki tahun ini. Keamanan PORSIMA bekerjasama dengan pihak luar seperti Koramil dan Babin untuk mencegah dan mengatasi konflik maupun kericuhan saat PORSIMA,

“Untuk keamanan sudah kami siapkan, dan memang bekerjasama dengan pihak luar seperti Koramil dan Babin, “ tambah Zulfan.

Harapan untuk PORSIMA ini sejalan dengan tema yang diambil, ‘Bersinergi Sportifitas, Berkreasi Tanpa Batas’, yakni dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kreatifitas dan potensi mahasiswa,

“Sebenarnya temanya itu tentang sportifitas dan juga kreasi jadi kita di sini tetap meningkatkan kreativitas dan kreasi dari para mahasiswa Kita disini kan istilahnya memberikan ruang ruang berkreasi, berekspresi seperti itu dan sebenarnya event PORSIMA tahun ini pengennya juga sebagai wadah kekeluargaan untuk seluruh Ormawa Lemawa seluruh mahasiswa dan seluruh elemen-elemen yang ada di universitas,” ucap Sauki selaku Presiden Mahasiswa.

 

 

 

 

Penulis: Sabrina Gita S.

Reporter: Mutiara Dewi A.

Editor: Ika Nugrahaning S.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *