Month: May 2026

Straight News

Rayakan Hari Teater Sedunia Melalui Diskusi dan Pertunjukan Teatrikal

Semarang, 25 mei 2026, dalam rangka memperingati Hari Teater Sedunia beberapa jaringan kolektif seni di Semarang mengadakan forum diskusi dan refleksi terkait dinamika teater Kota Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Sekretariat Dewan Kesenian Semarang (Dekase).   Sekitar Pukul 17.00 WIB sejumlah perwakilan dari berbagai komunitas dan organisasi Semarang Raya mulai memenuhi Balai sekretariat untuk melaksanakan acara pertama mereka yaitu diskusi. Kemudian dilanjutkan dengan performa panggung bebas teatrikal yang dimeriahkan oleh kolektif seni Meramu Dapur Pertunjukan. Loveo, selaku ketua pelaksana dalam wawancara oleh awak media vokal, memaparkan latar belakang mengapa diperlukannya ruang diskusi dan refleksi ini yaitu dikarenakan forum teater yang dulu sering menjadi wadah disk...
Ruang Raung: Seni sebagai Bahasa Perlawanan
Feature

Ruang Raung: Seni sebagai Bahasa Perlawanan

Sabtu malam, 24 Mei 2026, halaman Grile Temcy (Bagel's Club) Semarang dipenuhi oleh ratusan orang dari berbagai latar belakang. Mulai dari aktivis, mahasiswa, seniman, musisi, hingga komunitas masyarakat peduli lingkungan. Mereka semua hadir dengan tujuan yang sama yaitu untuk merebut kembali ruang dan waktu yang selama ini dirasa semakin sempit. Acara yang digagas oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang ini diberi nama ”Ruang Raung”, sebuah tagline yang sekaligus menjadi semangat untuk bersuara, sekaligus membuktikan bahwa berteriak tidak selalu harus dengan demo di jalanan. Tema besar yang diusung malam itu adalah ”Re-Klaim Ruang Waktu Sipil”. Tata, salah satu representan dari Baratuan yang turut hadir sebagai penanggap dalam diskusi. Ia menjelaskan bahwa tema ini lahir dari kegelis...
Harapan Gie untuk Indonesia yang Belum Terwujud Sampai Saat Ini
Resensi

Harapan Gie untuk Indonesia yang Belum Terwujud Sampai Saat Ini

  (Wikipedia) Film Gie merupakan biografi Indonesia melalui kacamata Seo Hok Gie yang diperankan oleh Nicholas Saputra. Sosok Gie digambarkan sebagai seorang Mahasiswa Fakultas Sastra, Universitas Indonesia, keturunan Tionghoa yang terkenal idealis melalui tulisannya yang vokal terhadap ketidakadilan dan bentuk penyelewengan pemerintah pada masa orde lama sampai orde baru, tahun 1960-an. Film yang disutradarai oleh Riri Riza, dan diproduksi oleh Mira Lesmana melalui Miles Films ini menjadi film terbaik yang tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2005 terbukti dari kemenangan yang diraih pada ajang Festival Film Indonesia. Film ini hadir melalui pemikiran-pemikiran Soe Hok Gie yang ditulis dalam buku “Catatan-catatan Seorang Demostran”. Gie sedari kecil memang terlihat gemar ...
Straight News

Film Dokumenter “Menolak Punah”: Refleksi Krisis Lingkungan Hidup

Semarang, 13 mei 2026. Sejumlah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) diantaranya LPM vokal, BP2M Unnes (Badan Penerbit dan Pers Mahasiwa), Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat, LPM optimus, LPM Menteng dan satu komunitas daerah Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang (KMJS) menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Terbuka dan Nonton Bareng Film ”Menolak Punah: saat semua semakin mudah dan murah,” di dalam auditorium kampus 1  Univeritas Islam Negeri Walisongo Semarang. Kegiatan diskusi dan nonton bersama yang berlangsung mulai pukul 19:00 WIB ini diharapkan dapat membuka kesadaran bagi para penonton betapa sangat tercemarnya lingkungan di sekitar kita, dan perlunya kita mengambil perubahan.   Kegiatan pertama dimulai dengan nonton bersama film dokumenter Menolak Punah. Film dokumenter yang disutrad...
Resensi Film Penyalin Cahaya
Resensi

Resensi Film Penyalin Cahaya

  Judul : Penyalin Cahaya ( Photocopier) Sutradara : Wregas Bhanuteja Produser : Adi Ekatama, Ajish Dibyo Pemeran : Shenina Syawalita Cinnamon, Lutesha, Chicco Kurniawan, Dea Panendra, Jerome Kurnia, Giulio Parengkuan, Ruth Marini, Lukman Sardi Produksi : Rekata Studio, Kaninga Pictures Genre : Thriller, Drama Durasi : 130 menit Sebuah film Indonesia yang mengangkat isu kekerasan seksual di lingkungan kampus dan upaya korban dalam mencari keadilan. Film ini menggambarkan teriakan diam korban yang selama ini dilupakan, serta bagaimana sistem seringkali melindungi pelaku. Disini tokoh utama tidak dipersenjatakan kekerasan, tetapi dengan akal, dan kesabaran. film ini membuka ruang diskusi, tak hanya realita di kehidupan masyarakat soal korban pelecehan yang kerap disalahkan...
Pesta Babi: Ungkap Krisis Ruang Hidup Masyarakat Adat Papua
Siaran Pers

Pesta Babi: Ungkap Krisis Ruang Hidup Masyarakat Adat Papua

Semarang, 7 Mei 2026. Badan Eksekutif Mahasiswa UPGRIS menggelar kegiatan nonton bareng dan diskusi film bertajuk Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, di lapangan kampus 4 UPGRIS. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk membedah krisis kemanusiaan dan eksploitasi alam di tanah Papua. Kegiatan diawali dengan pemutaran film dokumenter karya Dandhy Laksono yang berkolaborasi dengan seorang antropolog Cypri Paju Dale. Sebagai sebuah film dokumenter, tokoh-tokoh yang tampil merupakan masyarakat adat Papua yang mengalami langsung dampak dari kerusakan lingkungan di wilayah mereka. Film yang mulai ramai diputar dan diperbincangkan di forum-forum diskusi ini merekam realitas pahit yang dihadapi oleh masyarakat adat di wilayah Merauke, Bove...
May Day Semarang: Jurnalis Bergabung dalam Aksi Tuntut Hak Pekerja
Straight News

May Day Semarang: Jurnalis Bergabung dalam Aksi Tuntut Hak Pekerja

  Semarang, 1 Mei 2026, Peringatan Hari Buruh Internasional diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Aksi damai ini dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan melakukan long march mulai dari Jalan Diponegoro Semarang menuju kantor DPRD provinsi Jawa Tengah. Aksi ini diikuti berbagai serikat buruh dan mahasiswa se-Jawa Tengah. Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJAT) menyerukan tuntutan utama yaitu seputar hak-hak dasar buruh seperti upah layak dan kerja yang manusiawi. Hal itu ditegaskan dalam prinsip “Sama Merk, sama kerja, sama upah.” Aksi ini tidak hanya diikuti oleh para buruh dan mahasiswa, tetapi juga melibatkan jurnalis yang menegaskan posisi mereka sebagai bagian dari pekerja yang masih menghadapi persoalan kesejahteraan dan keselamatan kerja. Kehadiran jurnalis dalam aksi ini menjadi...
Siaran Pers

Rilis Pers LPM DinamikA dan Aliansi Persma Jateng atas Pembatasan Ruang Diskusi di Kampus UIN Salatiga

Tepat hari Kamis (30/4/2026) diskusi publik yang bertema “Dari Pabrik ke Kelas: Mendedah Masa Depan Buruh dan Pendidikan di Bawah Rezim Prabowo-Gibran”, dilarang diadakan di Kampus 1 UIN Salatiga. Pelarangan itu ditentukan secara sepihak oleh jajaran rektorat. Menjelang jadwal acara, lokasi diskusi juga didatangi TNI dan beberapa orang tidak dikenal (tidak memakai seragam), diduga kuat dari Aparat Penegak Hukum (APH). Para satpam juga berjaga di sekitar lokasi diskusi, seolah kami hendak melancarkan ancaman jahat. Bahkan ketika kawan kami sebagai masyarakat sipil Kota Salatiga hendak masuk untuk mengikuti diskusi, ia dijegal–dilarang masuk oleh satpam karena dianggap tidak berkepentingan. Bahkan, mahasiswa yang masuk ke Kampus 1 diminta menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) oleh satpa...