Month: August 2025

E-Zine “Seni dan Pembatasan”
Produk

E-Zine “Seni dan Pembatasan”

TAUTAN: E-ZINE E-Zine "Seni dan Pembatasan" adalah publikasi mahasiswa magang LPM Vokal UPGRIS yang mengkritik kebijakan yang membatasi hak mahasiswa, terutama terkait penghapusan pelatih UKM. Publikasi ini menampilkan: "INDEPTH: MEMPERJUANGKAN HAK YANG DIRAMPAS" (halaman 1) yang mengulas dampak kebijakan tersebut. "FEATURE: SENI YANG BERTAHAN DI TENGAH DINAMIKA" (halaman 5) yang menceritakan perjuangan UKM Sangkatama. Opini sosial di halaman 9 (pendidikan penyandang disabilitas) dan halaman 11 (media sosial dan seni). Karya sastra seperti puisi "RUANG YANG TAK RAMPUNG" (halaman 14) dan cerpen "AKHIR MIMPI DI UJUNG PANTAI MUARA" (halaman 15) yang menyuarakan perasaan putus asa dan harapan. ​Secara keseluruhan, E-Zine ini menjadi bukti bahwa mahasiswa terus bersuara dan berkarya untu...
Aksi Solidaritas, Bergerak Menuntut Keadilan
Berita, Straight News

Aksi Solidaritas, Bergerak Menuntut Keadilan

Jumat (29/08/2025), berlangsung aksi di Jalan Pahlawan atau di depan Polda Jawa Tengah. Seluruh elemen masyarakat turut serta dalam aksi menutut reformasi DPR dan Polri kali ini. Adanya represifitas aparat yang menyebabkan kematian salah seorang pengemudi ojek daring di Jakarta 28 Agustus 2025, memantik massa aksi menutut keadilan bagi korban.   Pukul 15.10 WIB, tampak massa aksi dari Komunitas Ojek Online Jawa Tengah mulai memadati jalanan Polda Jawa Tengah. Obi Istanto, salah seorang masa aksi yang berprofesi sebagai Ojek Online (Ojol) menjelaskan bahwa aksi kali ini murni inisiasi masing-masing tanpa dan koordinasi,   “Sebenarnya banyak yang rame di media sosial, bahwa nanti habis sholat Jumat kita kumpul, gitu aja, jadi nggak ada rapat koordinasi, nggak ada. I...
Straight News

Aksi Kamisan Lantangkan Suara, Wujud Kritik terhadap Negara

Suara itu tak pernah redam, terus menggema di setiap sudut. Kamis, 28 agustus 2025, melintas di depan POLDA Jawa Tengah orang berdatangan menyuarakan keadilan untuk kesekian kali. Sekitar pukul 17.00 WIB secara bergilir menyampaikan orasi, puisi tentang bagaimana kondisi negara yang kian hari makin tidak berpihak kepada rakyat, tentang bagaimana represifitas aparat terus terjadi. Negara seakan akan menutup mata atas segala ketidakadilan yang terjadi. "Ada beberapa kawan-kawan kita yang di jakarta yang ditangkap dan mendapat represifitas," ujar Ibnu saat menyampaikan orasinya. Melihat beberapa aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah beberapa bulan ini tak lepas dari penangkapan dan represifitas aparat kepolisian dengan dalih keamanan. Berbagai elemen masyarakat sipil berdatangan...
E-ZINE “Tambakrejo: Antara Konservasi dan Relokasi”
Produk, Profil

E-ZINE “Tambakrejo: Antara Konservasi dan Relokasi”

TAUTAN: E-ZINE Zine "Tambakrejo: Antara Konservasi dan Relokasi," sebuah karya yang merekam perjalanan perjuangan dan harapan masyarakat Tambakrejo dalam menghadapi ancaman abrasi dan relokasi akibat perubahan pesisir. Zine ini terdiri dari total 20 halaman yang kaya akan konten mendalam mulai dari dinamika konservasi mangrove (halaman 3-5), suara dan kisah warga RT 6 yang tetap bertahan di tengah relokasi (halaman 6-9), hingga profil komunitas peduli mangrove yang menjadi motor penggerak pelestarian lingkungan (halaman 10). Di halaman 13 terdapat infografis menarik tentang Mangunharjo, lokasi mangrove terluas di Semarang yang menunjukkan keberhasilan konservasi berbasis masyarakat. Zine ini juga dilengkapi dengan resensi film inspiratif "Rahasia Rasa" (halaman 11-12) serta galeri foto ya...
Melihat Karya Seni Arsitektur UPGRIS melalui Pameran STA-17
Berita, Straight News, Wawancara

Melihat Karya Seni Arsitektur UPGRIS melalui Pameran STA-17

Gedung Pusat Lantai 2 Kampus 1 Universitas PGRI Semarang menjadi tempat ajang pameran karya mahasiswa arsitektur. Pameran Studi Tugas Akhir 17 dibuka oleh Dr. Sri Suciati, M.Hum selaku Rektor Universitas PGRI Semarang pada Senin (25/9/2025). Kegiatan pameran dibuka dari 25 – 29 Agustus 2025 dengan sasaran mahasiswa baru. Persiapan dilakukan oleh panitia yang merupakan mahasiswa arsitektur yang telah melaksanakan tugas akhir. Tidak hanya ajang pameran, kegiatan ini sebagai pembuktian bahwa mahasiswa arsitektur memiliki karya. “Nggak ada tema spesifik tapi kita cuma showcase aja buat etalase orang-orang luar yang biar tahu ini tugas akhir arsitektur,” ujar Aan salah satu panitia. Pameran Tugas Akhir Arsitektur biasa dilakukan di depan Ruang Rektorat bukan tanpa alasan, selain sebag...
Musim Timuran kok Rasa Baratan?
Siaran Pers

Musim Timuran kok Rasa Baratan?

Tragedi Pemancing Hilang dan Perahu Tenggelam di Perairan Semarang dan Demak: Peringatan Serius atas Krisis Iklim dan Lemahnya Perlindungan Negara terhadap Masyarakat Rentan Semarang, 21 Agustus 2025 - Peristiwa tragis yang menimpa 12 pemancing di perairan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang pada 19 Agustus 2025, menyebabkan empat orang meninggal dunia dan satu orang masih hilang akibat ombak besar. WALHI Jawa Tengah menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban, namun sekaligus menegaskan bahwa kejadian ini bukan sekadar musibah laut, melainkan alarm keras bagi pemerintah, publik, dan pemangku kepentingan untuk lebih serius menanggapi anomali cuaca dan kerentanan masyarakat pesisir di tengah krisis iklim. Kejadian ini bukan peristiwa tunggal. Dalam beberapa tahun terakhir, pola cuaca d...
“Lestari Bumiku Lestari Indonesiaku” melalui Upacara Rakyat Kendeng dalam Merayakan Kemerdekaan
Berita, Straight News, Wawancara

“Lestari Bumiku Lestari Indonesiaku” melalui Upacara Rakyat Kendeng dalam Merayakan Kemerdekaan

Minggu, (17/8/2025) pukul 09.30 WIB terlaksana Upacara Rakyat yang berlokasi di Goa Pancur, Jimbaran, Kayen, Pati. Upacara dalam rangka Kemerdekaan Indonesia ke-80 diikuti oleh peserta dengan beberapa barisan yang terdiri atas barisan Adat Tengger, Karst Kendeng, Jawa, Maluku Utara, Karst Aceh, NTT, Adat Kanekes/Badui, Adat Kasepuhan, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Perhutanan, Akademisi, Buruh, Pedagang, Seniman, Mahasiswa, Punden, Generasi Penerus dan Barisan Punk dengan Komandan Upacara Lek Bambang beserta Inspektur Upacara Gunretno diiringi empat Punakawan. Pengibaran bendera dilakukan di tengah lapangan oleh Tim Pengibar Bendera diiringi oleh Tembang Gula Klapa diikuti Indonesia Raya setelahnya. Sekitar pukul 10.30 WIB kegiatan dilanjutkan dengan Brokohan dan doa bersama yang...
Darurat Keadilan: Tim Kuasa Hukum Demonstran Aksi Pati Direpresi
Siaran Pers

Darurat Keadilan: Tim Kuasa Hukum Demonstran Aksi Pati Direpresi

Orator aksi dan tim kuasa hukum unjuk rasa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kristoni mengalami kekerasan oleh pihak polisi dan preman. Tidak hanya itu, ia juga sempat ditahan selama empat jam usai mengikuti demonstrasi di depan kantor Bupati Pati, pada hari Rabu (13/8/2025). Menurut kesaksian Kristoni, insiden terjadi sekitar pukul 13.15 WIB ketika ia mengikuti sidang paripurna di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati. Ia mengaku mendapat informasi dari informan yang tidak dikenal. Rekan oratornya, Fajar sempat diberi tahu masyarakat bahwa ada sejumlah demonstran yang ditangkap dan dibawa ke kantor bupati. Kristoni kemudian menuju pendopo untuk mengecek, namun tidak menemukan warga yang dimaksud. Kristoni Masuk dalam Target Operasi Ketika keluar dari ruang Sekretaris Daer...
“Maaf dan Perbaikan” Senjata Sudewo Menghadapi Masa Aksi
Berita, Straight News, Wawancara

“Maaf dan Perbaikan” Senjata Sudewo Menghadapi Masa Aksi

Masyarakat Pati berkolektif melengserkan Bupati Pati, Sudewo melalui aksi unjuk rasa yang dihadiri oleh 50.000 lebih masa aksi di Alun-alun Pati, Jawa Tengah. Aksi ini dilaksanakan pada Rabu (13/08/2025). Aksi dimulai pukul 08.30 WIB di depan kantor Bupati Pati, dengan pemandangan dus air mineral dan makana berjejer didepan kantor Bupati Pati, hal tersebut merupakan bentuk dukungan dan solidaritas seluruh masyarakat Pati terahadap aksi kali ini. Terdengar orasi dan seruan yang tidak henti hingga pukul 12.30 WIB. Aksi ini juga menjadi wadah kekecewaan masyarakat Pati akan kebijakan dan sifat arogan dari Sudewo. Ini merupakan bentuk semangat solidaritas rasa senasib dan seperjuangan masyarakat dalam mengembalikan keadilan dan kemakmuran masyarakat Pati. Dukungan materi tidak han...
Siaran Pers

Pernyataan “Tanah Milik Negara” dari Menteri ATR/BPN RI Nusron Wahid adalah Cerminan Watak Negara Perampas Tanah Rakyat

PERNYATAAN SIKAP ORGANISASI TANI JAWA TENGAH (ORTAJA) PERNYATAAN “TANAH MILIK NEGARA” DARI MENTERI ATR/BPN RI NUSRON WAHID ADALAH CERMINAN WATAK NEGARA PERAMPAS TANAH RAKYAT Pernyataan dari Menteri ATR/BPN RI Nusron Wahid mengenai seluruh tanah milik negara adalah ceriminan dari Negara yang acap kali bekerjasama dengan Perusahaan swasta melakukan perampasan tanah rakyat untuk kepentingan elit. Pernyataan dari Menteri ATR/BPN RI juga hendak menghidupkan Kembali konsep Kolonial yang senyatanya telah melakukan praktik pengusiran terhadap rakyat dari lahan-lahan garapannya, konsep colonial itu disebut sebagai Domein Verklaring, di mana tanah-tanah yang tidak dapat dibuktikan kepemilikan haknya oleh rakyat maka dianggap sebagai tanah milik negara. Sementara pasca Indonesia memprokl...