Tag: #puisi

Jangan Sampai Ada “Thukul” yang Lain
Opini

Jangan Sampai Ada “Thukul” yang Lain

Wiji Thukul, seorang aktivis politik yang dikenal pada tahun 1980-an, memegang peranan penting dalam dunia sastra Indonesia. Karya-karyanya menjadi pedoman dalam berbagai aksi sejak era reformasi pasca-Orde Baru, bahkan hingga saat ini terus digunakan sebagai Medium untuk menyuarakan isu hak asasi manusia, keadilan sosial, dan perlawanan terhadap korupsi serta pemerintah. Sosoknya yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial menimbulkan ketakutan tersendiri bagi pemerintah pada masa itu. Dari sekian banyak puisi yang diciptakannya, terdapat sebuah kalimat yang sangat memicu gerakan massa hingga kini, yaitu "Maka hanya ada satu kata: lawan!". Kalimat ini terdapat dalam puisi berjudul "Peringatan" yang mengandung makna perlawanan terhadap ketidakadilan pemerintah dan tindakan represif apar...