Kekerasan Terus Berlanjut, Negara Belum Hadir Melindungi Persma
Tubuh Rama dan Doni (bukan nama sebenarnya) lecet-lecet di beberapa bagian tangan dan kaki. Dua jurnalis kampus dari universitas swasta di Kota Semarang ini ditangkap dan dianiaya aparat saat meliput aksi May Day 2025 untuk memeringati Hari Buruh Sedunia. Keduanya dicokok aparat di halaman kantor gubernuran Provinsi Jawa Tengah saat tengah serius mempersiapkan fitur di platform media sosial.
Kekerasan terhadap jurnalis dan anggota lembaga pers mahasiswa oleh aparat kepolisian terjadi saat mereka meliput aksi May Day 2025, Kamis (01/05) di Semarang. (Sumber: David/Vokalper)
Setelah menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Mapolrestabes Semarang dan proses pendampingan hukum oleh LBH Semarang yang dihalang-halangi, mereka akhirnya dibebaskan setelah 1x24 jam berada di ruang p...
