Straight News

Banjir Menghambat Aktivitas Mahasiswa dan Warga Semarang Timur
Berita, Straight News

Banjir Menghambat Aktivitas Mahasiswa dan Warga Semarang Timur

  Selasa, 28 Oktober 2025 terjadi banjir di beberapa titik Semarang Timur. Genangan banjir sempat mengganggu aktivitas warga dan pelajar. Hujan deras yang tak henti-hentinya dari jam 3 dini hari menyebabkan banjir dari kumpulan yang tak terbendung dan udara memasuki tempat tinggal yang berada di daerah tersebut. Titik banjir yakni berada di daerah Gajah Raya, Tambakboyo, Jolontundo, dan Medoho. Kesibukan tiba-tiba muncul di sepanjang persimpangan jalan maupun di media sosial. Banyak keluhan dan konten lucu yang meramaikan media sosial mahasiswa UPGRIS dan USM. Dari siswa yang terjebak di kos karena air naik, dibukanya wahana udara dadakan, hingga motor melaju karena banjir. Konten-konten itu adalah bentuk penyuaran mereka yang di kemas menjadi hiburan. Beberapa Mahasiswa UPGRIS men...
Menyulam Peradaban dan Menjaga Kebinekaan melalui Narawita Fest 2025
Berita, Straight News

Menyulam Peradaban dan Menjaga Kebinekaan melalui Narawita Fest 2025

Kamis, 09 Oktober 2025 telah dilaksanakan penyelenggaraan acara pembukaan Narawita Fest yang ke-3. Kegiatan tahunan ini merupakan acara yang diinisiasi oleh Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS). Nama Narawita sendiri memiliki makna 'Kawah Candradimuka' yakni tempat kita bersama-sama menempa ilmu mengokohkan bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia. Acara pembukaan berlangsung di Aula Lantai 7 Gedung Pusat UPGRIS dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FPBS. Mengusung tema “Bahasa dan Sastra: Cermin Peradaban, Penjaga Kebhinekaan”, acara ini digelar untuk memperingati bulan bahasa sekaligus untuk menumbuhkan kesadaran pada generasi muda terhada...
Bedah Bulletin, Bedah Literasi
Berita, Straight News

Bedah Bulletin, Bedah Literasi

Jumat (10/10/25), bertepatan di Selasar Lantai 3 Kampus 4 UPGRIS, berlangsung bedah bulletin sekaligus launching bulletin Vokal edisi 22 usai 6 tahun mangkir produksi bulletin. Pada tahun ini bulletin vokal mengusung tema literasi, tema ini dipilih lantaran ungkapan keresahan akan tingkat literasi di UPGRIS yang kurang optimal. Menurut Novita salah seorang peserta diskusi menceritakan kondisi literasi di UPGRIS yang cukup memperihatinkan. "Cukup memperihatinkan ya, apalagi saya sebagai pegiat sastra juga di kampus ini sekaligus juga penulis, saya juga sering mengunjungi perpustakaan yang memang sepi sekali, kurang sekali minat baca di kampus kita sendiri," pungkasnya. Hal cacat lain dibuktikan dengan beberapa gunjingan yang didapati Novita ketika berupaya meningkatkan literasi...
Petani Pati Bangkit: Tuntut Kembalikan Lahan, Lawan Kebijakan Penguasa yang Tak Adil!
Straight News

Petani Pati Bangkit: Tuntut Kembalikan Lahan, Lawan Kebijakan Penguasa yang Tak Adil!

Bersamaan dengan hari Tani Nasional pada 24 Agustus 2025, masyarakat pati yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), Kelompok Tani Hutan (KTH Pulingan) Tlogowungu, dan Gerakan Masyarakat Pundenrejo (Germapun) menyampaikan aspirasi nya melalui aksi damai di depan Gedung DPRD Pati. Pati selalu memberi arti perlawanan. Tema kali ini adalah "Nguripi Pati Bumi Mina Tani". Konsep aksi hari ini memasukan unsur budaya dan ketegasan terhadap penguasa. Seperti kemunculan tokoh Punakawan yang memberi simbol kemarahan dari leluhur, juga tembang Jawa Dandanggulo yang dilantunkan, stand up comedy, serta penampilan teatrikal dari petani Kendeng. Aksi ini dimulai dari pukul 09.00 WIB. Solidaritas petani tampak hadir dan meramaikan aksi. Sambari menunggu perwakilan ma...
Jawa Tengah Lumbung Kriminalisasi Bagi Petani!
Berita, Straight News, Wawancara

Jawa Tengah Lumbung Kriminalisasi Bagi Petani!

Kamis (25/09/2025), bertempat di Lanmark Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, berlangsung konferensi Tani Jawa Tengah. Dengan rentetan nobar film “Seribu Bayang Purnama”, Diskusi Publik, Brokahan (doa bersama) dan Panggung Rakyat menjadi serangkaian acara yang dikemas dalam rangka merayakan Hari Tani Nasional yang jatuh tepat pada tanggal 24 September lalu. Salah seorang buruh tani Pundenrejo, Sumiyati menyebutkan baginya petani adalah poros utama kesejahteraan rakyat, “Petani itu mengejahterakan rakyat, biar rakyat sejahtera. Kalau nggak ada petani, pasti para pejabat-pejabat nggak bisa makan, soalnya tidak ada yang menanam padi,” pungkasnya. Namun alih-alih mendapatkan kesejahteraan, menurut Sumiati, petani masih terkekang dalam penjajahan, “Sekarang ini belum sej...
Api Keadilan Harus Tetap Menyala
Berita, Straight News

Api Keadilan Harus Tetap Menyala

  Selasa (16/09/2025) puncak peringatan September Hitam digelar di Kampus 1 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Acara ini menjadi ruang refleksi untuk mengenang korban represi aparat sekaligus mengingat merawat publik atas pelanggaran HAM dan demokrasi di Indonesia. Malam ini, adalah hari ke 2 merawat ingatan dan memberantas pelanggaran HAM pada acara yang bertajuk 'September Hitam'. Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 17.00 WIB dengan pameran karya di depan Aula Gedung B, disusul pembacaan puisi dari perwakilan UKM kias. Puisi-puisi tersebut menjadi pengantar pada sesi diskusi bersama jejaring komunitas Bersemai Sekebun. Dalam sesi diskusi, pemantik dari Bersemai Sekebun menekankan pentingnya ruang alternatif bagi generasi muda untuk bersuara. Solidaritas, menurutnya, tida...
September Hitam: Merawat Ingatan Pelanggaran HAM dan Demokrasi yang Suram
Berita Kampus, Straight News

September Hitam: Merawat Ingatan Pelanggaran HAM dan Demokrasi yang Suram

Senin (15/9/2025), telah berlangsung serangkaian acara perdana “September Hitam” di Kampus 1 UPGRIS. Acara kolektif ini diusung oleh kawan-kawan dari UKM KIAS, VOKAL, GEMA, IMMORTAL, serta BEM FH, BEM FTI dan HIMA PBSI. Istilah September Hitamsendiri diambil karena September menjadi saksi berbagai pelanggaran HAM di Indonesia. Mulaidari pelanggaran HAM masa lalu yang belum terselesaikan dan catatan pelanggaran HAM yangterus bertambah hingga saat ini. Kegiatan ini berlangsung 2 hari berturut-turut pada tanggal 15-16 September 2025 sebagai upaya merawat ingatan tentang bagaimana pelanggaran HAM terusterjadi dan bagaimana negara sering melakukan pengabaian atas penyelesaiannya. Acara ini digelar secara gratis dan terbuka untuk umum. Hari Pertama diikuti olehpuluhan mahasiswa UPGRIS dan beber...
Aksi Solidaritas, Bergerak Menuntut Keadilan
Berita, Straight News

Aksi Solidaritas, Bergerak Menuntut Keadilan

Jumat (29/08/2025), berlangsung aksi di Jalan Pahlawan atau di depan Polda Jawa Tengah. Seluruh elemen masyarakat turut serta dalam aksi menutut reformasi DPR dan Polri kali ini. Adanya represifitas aparat yang menyebabkan kematian salah seorang pengemudi ojek daring di Jakarta 28 Agustus 2025, memantik massa aksi menutut keadilan bagi korban.   Pukul 15.10 WIB, tampak massa aksi dari Komunitas Ojek Online Jawa Tengah mulai memadati jalanan Polda Jawa Tengah. Obi Istanto, salah seorang masa aksi yang berprofesi sebagai Ojek Online (Ojol) menjelaskan bahwa aksi kali ini murni inisiasi masing-masing tanpa dan koordinasi,   “Sebenarnya banyak yang rame di media sosial, bahwa nanti habis sholat Jumat kita kumpul, gitu aja, jadi nggak ada rapat koordinasi, nggak ada. I...
Straight News

Aksi Kamisan Lantangkan Suara, Wujud Kritik terhadap Negara

Suara itu tak pernah redam, terus menggema di setiap sudut. Kamis, 28 agustus 2025, melintas di depan POLDA Jawa Tengah orang berdatangan menyuarakan keadilan untuk kesekian kali. Sekitar pukul 17.00 WIB secara bergilir menyampaikan orasi, puisi tentang bagaimana kondisi negara yang kian hari makin tidak berpihak kepada rakyat, tentang bagaimana represifitas aparat terus terjadi. Negara seakan akan menutup mata atas segala ketidakadilan yang terjadi. "Ada beberapa kawan-kawan kita yang di jakarta yang ditangkap dan mendapat represifitas," ujar Ibnu saat menyampaikan orasinya. Melihat beberapa aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah beberapa bulan ini tak lepas dari penangkapan dan represifitas aparat kepolisian dengan dalih keamanan. Berbagai elemen masyarakat sipil berdatangan...
Melihat Karya Seni Arsitektur UPGRIS melalui Pameran STA-17
Berita, Straight News, Wawancara

Melihat Karya Seni Arsitektur UPGRIS melalui Pameran STA-17

Gedung Pusat Lantai 2 Kampus 1 Universitas PGRI Semarang menjadi tempat ajang pameran karya mahasiswa arsitektur. Pameran Studi Tugas Akhir 17 dibuka oleh Dr. Sri Suciati, M.Hum selaku Rektor Universitas PGRI Semarang pada Senin (25/9/2025). Kegiatan pameran dibuka dari 25 – 29 Agustus 2025 dengan sasaran mahasiswa baru. Persiapan dilakukan oleh panitia yang merupakan mahasiswa arsitektur yang telah melaksanakan tugas akhir. Tidak hanya ajang pameran, kegiatan ini sebagai pembuktian bahwa mahasiswa arsitektur memiliki karya. “Nggak ada tema spesifik tapi kita cuma showcase aja buat etalase orang-orang luar yang biar tahu ini tugas akhir arsitektur,” ujar Aan salah satu panitia. Pameran Tugas Akhir Arsitektur biasa dilakukan di depan Ruang Rektorat bukan tanpa alasan, selain sebag...