Berita

Puncak Weruh Punden: Harapan Kemenangan Warga Pundenrejo
Berita, Straight News

Puncak Weruh Punden: Harapan Kemenangan Warga Pundenrejo

Minggu, 15 Juni 2025 merupakan hari kedua pelaksanaan Festival Rakyat “Weruh Punden” yang dilaksanakan setahun sekali oleh masyarakat Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Seperti hari sebelumnya, warga terlihat antusias dengan rangkaian kegiatan pada hari kedua ini. Dimulai dari kegiatan senam pagi, cek kesehatan gratis, lomba menggambar dan mewarnai, mural, hingga acara puncak dari band Ampas Kopi. Di hari kedua ini juga terdapat acara Diskusi Warga membahas terkait perlawanan Germapun terhadap PT Laju Perdana Indah. Warga meminta agar tanaman tebu tidak tumbuh kembali di lahan pertanian Germapun, sehingga tidak ada alasan untuk PT LPI kembali ke desa Pundenrejo. Selain itu, para warga juga memberikan penjelasan terkait bupati daerah yang seakan-akan tidak membela rakya...
Berita, Straight News

Hari Pertama ‘Weruh Punden’: Bentuk Solidaritas dan Semangat Juang Melalui Festival Warga Pundenrejo

Festival Rakyat dengan tajuk “Weruh Punden” digelar oleh Warga Pundenrejo bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, selama dua hari dari 14-15 juni 2025. Acara tersebut dilaksanakan di Dusun Jering, Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati Jawa Tengah, Indonesia. Festival ini diadakan dengan tujuan untuk memperkenalkan potensi yang ada di Pundenrejo. Mengenal lebih luas lagi terkait apa saja yang dimiliki desa tersebut kepada khalayak umum. Beragam kegiatan mengisi acara hari pertama , mulai dari Bazar Warga, Prosesi Jikuk Banyu Kirab Gunungan, Pertunjukan Barongan, Brokohan dan Grebeg Gunungan dan ditutup dengan Pengajian oleh Kyai Ahmad Nadzif Abdul Mudjib dan Kyai Rozi. Kegiatan inti yang paling penting adalah mengambil air dari Kiak Lengkiringan, sebagai bentuk mengho...
PORSIMA UPGRIS 2025 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kreativitas Mahasiswa di Maksimalkan
Berita, Straight News

PORSIMA UPGRIS 2025 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kreativitas Mahasiswa di Maksimalkan

Bersimbolkan pemecahan kendi oleh Rektor UPGRIS, Dr. Sri Sucianti S. Pd., M. Hum., menjadi simbol pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa (PORSIMA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) BEM UPGRIS pada Kamis (12/06/2025). PORSIMA diselenggarakan pada tanggal 12 hingga 20 Juni 2025. Tema yang di angkat adalah ' Pembukaan dimulai dengan pemecahan kendi dan pengenalan maskot PORSIMA 'Altara'. Pungkasan acara pada pembukaan pagi ini adalah dengan pembacaan ikrar oleh wasit, atlet, dan suporter sebagai bentuk komitmen dalam mengikuti PORSIMA. Event satu tahun sekali ini diperuntukkan untuk mahasiswa UPGRIS sebagai bentuk pengembangan kreativitas dan potensi mereka. Persiapan PORSIMA sudah sejak bulan februari, sehingga diharapkan dapat berjalan deng...
Diskusi BULANIS: Peran Penting Kedudukan Pers Mahasiwa di Kampus
Berita

Diskusi BULANIS: Peran Penting Kedudukan Pers Mahasiwa di Kampus

Diskusi BULANIS (Diskusi Bulanan Isu Strategis) merupakan forum diskusi rutinan yang diadakan setiap satu bulan sekali oleh Lembaga pers Mahasiswa Vokal. Pertemuan ini merupakan kali kelima yang sudah dilakukan divisi kapital. Pada forum diskusi kali ini mengangkat tema terkait “ Kedudukan Pers Mahasiswa di Kampus ”. Diskusi rutin ini dilaksanakan pada Kamis (22/05/2025) di camp LPM Vokal. Terdapat beberapa pembahasan dalam diskusi “Kedudukan Pers Mahasiswa di Kampus” yaitu pentingkah peranan pers mahasiswa di dalam sebuah kampus. Sabrina Gita salah satu awak vokal, menyatakan pendapatnya bahwa pers itu penting, karena hal itu merupakan pilar utama, menurutnya kampus diibaratkan seperti sebuah negara yang membutuhkan peranan pers sebagai alat demokrasi. Pernyataan yang sama juga di ...
Upaya Mencerdaskan Bangsa : Inisiasi FPMIPATI Melalui BSO SKL
Berita

Upaya Mencerdaskan Bangsa : Inisiasi FPMIPATI Melalui BSO SKL

Badan Semi Otonom Sekolah Kolong Langit (BSO SKL) mengadakan pembelajaran kepada anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian di pendidikan.  Berlokasi di Posyandu Mekar Melati RW 05, Jalan Tanggungrejo Raya, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang pada Sabtu (17/05/2025). Kegiatan ini dilakukan setiap Sabtu pagi. Sekolah Kolong Langit menjadi wadah untuk anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian di Pendidikan. BSO SKL merupakan salah satu badan otonom yang bergerak di bawah naungan Fakultas Pendidikan Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi Informasi (FPMIPATI), “BSO SKL ini merupakan luaran dari BEM sendiri sehingga semua gerak-gerik dan juga tingkah laku itu diawasi langsung oleh ketua BEM FPMIPATI” ujar Maftuh Fauji Dimyati selaku ketua BSO SKL. Sekol...
Temu Jaringan Kampus: Menguatkan Kolaborasi Komunitas dan Perguruan Tinggi dalam Isu Perkotaan
Berita, Feature

Temu Jaringan Kampus: Menguatkan Kolaborasi Komunitas dan Perguruan Tinggi dalam Isu Perkotaan

Memahami suatu perkotaan tidak hanya bisa dilihat dari satu disiplin keilmuan, hal inilah yang menjadi dasar PekaKota Institute. Sebuah platform pembelajaran isu perkotaan, dibawah naungan Kolektif Hysteria. Pada prinsipnya PekaKota sebagai ruang yang mendorong keterlibatan warga dalam proses pembentukan kota, dengan menekankan kerja-kerja lintas disipliner. Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan hal tersebut PekaKota Institute maupun Kolektif Hysteria, dalam beberapa program bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi. Salah satunya dengan program studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), kolaborasi ini dimulai sejak tahun 2016 dan sampai sekarang. Kerjasama yang sudah terjalin ini rencana akan diperluas ke beberapa program studi dari berbagai p...
Bayar, Bayar, Bayar: Suara Kritik yang Dibungkam Sebuah Potret Ketegangan antara Ekspresi, hukum, dan Pendidikan
Berita, Indepth News

Bayar, Bayar, Bayar: Suara Kritik yang Dibungkam Sebuah Potret Ketegangan antara Ekspresi, hukum, dan Pendidikan

Kritikan tidak selalu melalui aksi dan tulisan. Kritikan juga dapat dikemas melalui kesenian, dimana sarkasme dan estetika dileburkan menghasilkan karya yang indah. Salah satu bentuk seni yang marak digunakan sebagai bentuk kritik adalah lagu. Dapat dikatakan, lagu adalah senjata. Seperti yang dilakukan band punk asal Purbalingga yakni Sukatani yang menuangkan kritik melalui lagu. Namun, bak pisau bermata dua, salah satu lagu Sukatani yang berjudul “Bayar Bayar Bayar” mendatangkan kecaman bagi mereka. Lagu "Bayar Bayar Bayar" membakar semangat publik tetapi juga sekaligus membuka ruang amarah dari pihak-pihak yang merasa disindir dan disudutkan. Lagu yang mengkritik dugaan praktik pungli dalam kepolisian ini memicu reaksi keras hingga berujung pada intimidasi terhadap para personelnya. Ba...
Dibalik Semangat Mendukung Timnas, ada Semangat lain yang Terus Menyala: Perjuangan atas Hak dan Keadilan.
Berita, Feature, Straight News

Dibalik Semangat Mendukung Timnas, ada Semangat lain yang Terus Menyala: Perjuangan atas Hak dan Keadilan.

Krumunan masyarakat memadati halaman depan kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa malam (25/3/2025). Mereka berkumpul untuk menyaksikan laga ke-7 Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana Tim Nasional Indonesia berhadapan dengan Bahrain. Layar besar yang dipasang di area terbuka menjadi pusat perhatian. Sementara para suporter duduk tanpa alas kaki, mengikuti pertandingan dengan penuh semangat. Suasana di lokasi tidak hanya diwarnai euforia sepak bola, tetapi juga ekspresi keresahan atas situasi sosial dan politik yang tengah terjadi. Di antara sorak-sorai penonton, berbagai tulisan dan spanduk berisi pesan protes terbentang di sudut-sudut sekitar Gubernuran. Kalimat seperti “Cabut UU TNI”, “Gamma Never End Game”, dan “Kami Lelah dengan Kekerasan” terlihat jelas d...
Keresahan Warga di Balik Meriahnya Event Gebyuran Bustaman: Terenggutnya Ruang Publik, hingga Turunnya Kualitas Hidup Masyarakat
Berita, Feature

Keresahan Warga di Balik Meriahnya Event Gebyuran Bustaman: Terenggutnya Ruang Publik, hingga Turunnya Kualitas Hidup Masyarakat

Kampung kota yang dikenal memiliki tradisi Gebyuran Bustaman-nya yang unik. Bahkan, di sepanjang gangnya terpampang banyak mural yang kaya akan makna sejarah kampung tersebut. Menjelang terselenggaranya tradisi tahunan ini, Kampung Bustaman nyaris tidak memiliki akses ruang publik. Biasanya warga kampung menggunakan bekas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) untuk melaksanakan acara. Berdasarkan informasi yang beredar, penutupan berawal dari renovasi ruang di dalam RPH. Renovasi dilakukan karena kayu penyangga bangunan tersebut sudah mulai lapuk. Ketika tahap renovasi sempat terhenti untuk beberapa saat. Kayu-kayu penyangga yang sudah dipugar itu, dibiarkan begitu saja tanpa adanya perawatan. Warga kampung beranggapan bahwa tumpukan kayu tersebut sudah tidak gunakan lagi. Lalu, warga menjualnya...
Komunitas Barapuan Gelar “Rembug Perempuan Pesisir” di Tambakrejo
Berita

Komunitas Barapuan Gelar “Rembug Perempuan Pesisir” di Tambakrejo

Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret setiap tahunnya merupakan momentum penting untuk memperingati perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan gender. Sebagai peringatan Hari Perempuan Internasional tahun 2025, komunitas Barapuan (perkumpulan perempuan yang bercita-cita mewujudkan keadilan dan menghilangkan segala bentuk aneh) mengadakan acara tepatnya di TPQ “AL-FIRDAUS” Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat mulai dari anak-anak setempat, ibu-ibu pekerja dan ibu rumah tangga, segenap mahasiswa, hingga perwakilan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Tambakrejo merupakan kampung nelayan yang pernah mengalami penggusuran akibat Proyek normalisasi Banjir Kanal...